RENUNGAN PENGHUJUNG TAHUN 2025 M

Di penghujung tahun ini, kami menundukkan kepala lebih dalam dari biasanya. Bukan semata karena lelah, melainkan karena kesadaran yang kian dalam bahwa 15 tahun memimpin Yayasan Bunyan Auladia Cemerlang adalah amanah besar yang kelak akan dimintakan pertanggungjawaban, bukan hanya di hadapan manusia, tetapi terlebih di hadapan Allah Ta‘ala.

Ketika langkah awal mendirikan Pondok Pesantren dan Sekolah Bunyan Indonesia dahulu diayunkan, niat kami sederhana namun luhur: menghadirkan pendidikan yang memanusiakan manusia, mencerdaskan akal, melembutkan hati, dan menegakkan adab sebelum ilmu yang kami simpulkan dengan sebuah mimpi besar; MENGHADIRKAN GENERASI CERDAS BERADAB. Dalam keterbatasan sarana, sumber daya, serta tantangan zaman yang terus berubah, kami berusaha menjaga keyakinan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan ikhtiar panjang membangun peradaban.

Kini, saat menoleh ke belakang, rasa syukur dan kesadaran penuh berjalan berdampingan. Kami sangat beryukur karena Allah telah mengizinkan kami membersamai ribuan anak-anak bangsa, melihat mereka tumbuh, belajar, berjuang, dan bermimpi. Kami menyadari sepenuh hati bahwa di balik capaian yang luar biasa banyak pihak yang tidak tersebut nama akan tetapi kontribusinya sangat luar biasa dan dibali semua itu masih banyak kekurangan yang kami miliki: keputusan yang belum sepenuhnya bijak, langkah yang mungkin tergesa, serta potensi kebaikan yang belum seluruhnya terwujud.

Pada kesempatan perenungan ini, izinkan kami menyampaikan terima kasih yang tulus dan mendalam; Kepada seluruh pengurus yayasan dan seluruh tim diseluruh unit dan jenjang pendidikan mulai dari Ponpes dan Sekolah Bunyan Indonesia (TK, SD, SMP dan SMA) juga tim di Bunyan Islamic Center (Bunyan Peduli, Korp Muballigh, LTQ, MBI, Masjid Nur Al-Ghamidi), Kepada para orang tua yang dengan penuh kepercayaan menitipkan putra-putrinya kepada Bunyan, doa dan kesabaran Bapak-Ibu adalah energi utama keberlangsungan perjuangan ini. Kepada para santri dan para murid  yang terus berjuang menuntut ilmu dan membentuk adab, kalian adalah alasan mengapa ikhtiar ini tak boleh berhenti. Dan kepada seluruh guru, ahlul khidmah dan para donatur, muhsinin, serta para sahabat perjuangan yang setia mendukung dengan harta, tenaga, pikiran, dan doa, dukungan antum semua serta situasi dan kondisi bangsa dan negara serta masyarakat dunia yang sedang sakit adalah nafas panjang bagi pendidikan dan dakwah Bunyan.

Refleksi ini meneguhkan kembali keyakinan kami bahwa jalan moderasi adalah jalan kejujuran dan keberanian: berani mengakui keberhasilan tanpa kesombongan, dan berani mengakui kekurangan tanpa keputusasaan. Pendidikan yang kami bangun harus terus dijaga dari sikap ekstrem; baik ekstrem dalam klaim kebenaran maupun ekstrem dalam pragmatisme yang melupakan nilai. Generasi cerdas dan beradab hanya akan lahir dari ekosistem yang rendah hati, saling menasihati, dan terus belajar sehingga meenjelma menjadi generasi yang dewasa diri, dewasa sosial dan dewasa kontribusi.

Memasuki tahun 2026 M, kami mengajak semua pihak untuk terus berdoa dan saling mendokan, terus melangkah bersama dengan semangat yang terus menyala. Mari kita perkuat kebersamaan, tingkatkan kualitas ikhtiar, dan bekerja lebih giat, lebih rapi, serta lebih kompeten. Kami bertekad untuk terus memperbaiki diri dan lembaga; lebih banyak mendengar daripada berbicara, lebih banyak membina daripada menilai, dan lebih  banyak melayani daripada dilayani.

Semoga setiap langkah kecil kita dicatat sebagai amal jariyah yang tak terputus. Dan semoga Allah semakin mengokohkan dan meridhai perjuangan Yayasan Bunyan Auladia Cemerlang mewujudkan miniatur peradaban cemerlang.

Bekasi. 28 Desember 2025

Yayasan Bunyan Aualadia Cemerlang

Dr. KH. Uus Mauludin. MA

Ketua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *