Pesan Bu Eva di Upacara SDIT Bunyan: Hal Besar Dimulai dari Sini

Oleh: Akmaludin Alghifari, S.Ag

BEKASI — Mengawali pekan di pertengahan bulan Oktober, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bunyan Indonesia kembali menggelar kegiatan rutin upacara bendera SDIT Bunyan Indonesia pada hari Senin (12/10/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di lapangan sekolah ini diwarnai dengan pesan-pesan inspiratif pembentuk karakter para siswa.

Bertindak sebagai pembina upacara kali ini adalah Ibu Eva Setyaningsih, S.Pd., yang juga merupakan wali kelas 1A. Dalam amanatnya di hadapan ratusan siswa dan jajaran dewan guru, beliau menekankan bahwa cita-cita bukanlah hal yang bisa diraih hanya dengan bermimpi, melainkan harus diwujudkan lewat kesungguhan dalam menuntut ilmu di sekolah.

4 Kebiasaan Kecil Menuju Kesuksesan Besar

Untuk menggapai impian, Bu Eva membagikan empat pondasi karakter yang harus mulai dibangun oleh para siswa sejak di bangku sekolah dasar. Keempat hal tersebut meliputi:

  1. Berangkat sekolah tepat waktu, disiplin waktu adalah kunci awal keberhasilan. Siswa diajarkan untuk menghargai waktu sejak dini.
  2. Berani mengakui dan memperbaiki kesalahan, memiliki jiwa ksatria untuk jujur saat berbuat salah dan memiliki kemauan keras untuk memperbaikinya di kemudian hari.
  3. Menjunjung tinggi kejujuran. Kejujuran adalah pondasi utama dalam segala interaksi, baik dengan guru, teman, maupun keluarga di rumah.
  4. Bertanggung jawab. Menyelesaikan tugas sekolah dengan baik dan mandiri sebagai bentuk tanggung jawab seorang pelajar.

Konsisten Berproses Menjadi Lebih Baik

Di akhir amanatnya, Bu Eva memberikan kalimat penutup yang menyentuh hati sebagai motivasi agar para siswa tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan belajar.

“Hal besar itu dimulai dari hal-hal kecil yang kita lakukan setiap hari. Tidak ada manusia yang langsung sempurna, langsung pintar, dan langsung baik. Tetapi yang terpenting adalah kita tetap berproses menuju ke arah yang lebih baik,” pesannya memotivasi.

Kegiatan upacara SDIT Bunyan Indonesia ini rutin dilaksanakan tidak hanya untuk memupuk rasa nasionalisme, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk pembinaan mental, moral, dan karakter unggul para siswa dari minggu ke minggu.

Tag: