Bekasi, 20 Januari 2026 — SMAIT Bunyan Indonesia telah melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) sebagai bagian dari agenda pembinaan dan penjaminan mutu pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 20 Januari 2026, dengan objek penilaian Bunda Noor Azizah, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMAIT Bunyan Indonesia.
Pelaksanaan PKKS ini dilakukan oleh tim kerja Dinas Pendidikan setempat melalui penugasan asesor resmi, yaitu Asesor 1 Ibu Nurmi Andriyani, S.Pd., M.Pd. dan Asesor 2 Ibu Dwining Bintarawati, S.Si., M.Pd. Kegiatan berlangsung dengan tertib, profesional, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan.
PKKS tahun ini mengusung tema “Merdeka Belajar – Merdeka Mengajar”, sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendorong transformasi pendidikan yang berorientasi pada penguatan kompetensi, karakter, serta kemandirian peserta didik dan pendidik. Dalam pelaksanaannya, penilaian mencakup berbagai aspek kepemimpinan kepala sekolah, mulai dari manajerial, supervisi akademik, kewirausahaan, hingga pengembangan iklim sekolah yang kondusif dan berkelanjutan.
Bunda Noor Azizah mempresentasikan berbagai program unggulan sekolah, inovasi pembelajaran, pengelolaan sumber daya manusia, serta praktik baik yang telah diterapkan di SMAIT Bunyan Indonesia. Selain itu, ditampilkan pula dokumen pendukung, capaian kinerja, serta bukti implementasi kebijakan Merdeka Belajar yang telah berjalan secara konsisten dan terarah.
Tim asesor memberikan perhatian khusus pada peran kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran, penggerak kolaborasi guru, serta penguatan budaya refleksi dan evaluasi berkelanjutan. Proses dialog dan klarifikasi berlangsung konstruktif, mencerminkan semangat pembinaan dan peningkatan mutu pendidikan, bukan semata-mata penilaian administratif.
Seluruh rangkaian kegiatan PKKS berjalan lancar dengan dukungan penuh dari jajaran manajemen sekolah, dewan guru, dan tenaga kependidikan. Kehadiran tim penilai menjadi ruang belajar bersama sekaligus sarana untuk melihat sejauh mana visi, misi, dan nilai-nilai sekolah diimplementasikan dalam praktik nyata.
Diharapkan, kegiatan PKKS ini menjadi momentum refleksi dan evaluasi untuk terus meningkatkan mutu kepemimpinan, profesionalisme, serta kualitas layanan pendidikan dalam mewujudkan sekolah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Sebagaimana pesan inspiratif yang mengiringi kegiatan ini, “Pemimpin yang baik bukan hanya dinilai dari hasil kerja hari ini, tetapi dari komitmennya untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan menginspirasi perubahan menuju pendidikan yang lebih bermakna.”











