Menghafal dengan Hati, Mengukir Karya dengan Bukti: SMAIT Bunyan Indonesia Gelar Koordinasi Pembimbing Karya Tulis

BEKASI, bunyan.co.id – SMAIT Bunyan Indonesia tidak hanya dikenal sebagai sekolah pencetak generasi Qur’ani ber-hafalan 30 Juz, tetapi juga konsisten membentuk santri yang bernalar kritis dan unggul dalam dunia literasi. Melalui program unggulan Karya Tulis Ilmiah SMAIT Bunyan Indonesia, lembaga pendidikan ini membuktikan bahwa kedalaman hafalan Al-Qur’an dan ketajaman pena dapat tumbuh beriringan secara seimbang.

Guna menjaga mutu pendampingan serta memastikan kelancaran riset para santri, SMAIT Bunyan Indonesia sukses menggelar agenda strategis: Koordinasi Pembimbing Karya Tulis, yang dilaksanakan pada Sabtu (25/07/2026). Kegiatan ini menjadi pijakan utama untuk menyelaraskan persepsi dan memantapkan langkah dewan guru pembimbing.

Sinergi Pembimbingan Karya Tulis Ilmiah SMAIT Bunyan Indonesia

Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin dan diarahkan langsung oleh Ustazah Amalia Nurhikmah, S.Pd. Acara berlangsung khidmat, terarah, dan penuh semangat kolaborasi melalui tiga tahapan utama:

  • Mengawali kegiatan dengan menyamakan visi dan meluruskan niat, bahwa membimbing karya tulis bukan sekadar formalitas akademik, melainkan bentuk pengabdian dalam mencetak generasi cerdas berakhlak mulia.
  • Menjadi inti acara tempat Ustazah Amalia Nurhikmah, S.Pd. memaparkan panduan teknis, alur pendampingan, hingga strategi menggali potensi kreatif para siswa agar mampu menyusun karya yang sistematis dan original.
  • Mengakhiri pertemuan dengan perumusan komitmen bersama serta doa, menandai kesiapan para pembimbing untuk mendampingi para santri menuntaskan karya terbaik mereka.

Menuntun Langkah, Merawat Pemikiran

Dalam sesi pengarahan, Ustazah Amalia menekankan pentingnya peran pembimbing sebagai navigator sekaligus motivator. Menurutnya, proses menulis karya ilmiah adalah perjalanan panjang yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan keteladanan.

> “Menulis adalah merawat pemikiran, dan membimbing adalah menuntun langkah menuju kebenaran ilmiah. Lewat pendampingan yang tepat, kita tidak hanya melatih siswa menyusun kata, tetapi juga membentuk cara berpikir yang terstruktur dan bermakna,” ungkap Ustazah Amalia di hadapan para dewan guru pembimbing.

Optimisme Mewujudkan Karya Berkualitas

Dengan terselenggaranya koordinasi ini, SMAIT Bunyan Indonesia optimistis seluruh proses penyusunan karya tulis tahun ini dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan mencapai standar kualitas terbaik. Sinergi antara pembimbing yang berdedikasi dan siswa yang bersemangat diharapkan mampu melahirkan karya-karya ilmiah yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan sekolah, tetapi juga memberi inspirasi bagi masyarakat luas.

Tag: