Peduli Garut

14494859_1875407416013943_6439882934179079242_n

 

BUKAN SEKEDAR”WISATA” BANJIR BANDANG GARUT

Tak tega rasanya ketika menulis mushibah banjir bandang dengan judul tersebut
Apakah sebab yg menjadikan saya tetap menulisnya..?
karena memang fakta dilapangan ketika menyusuri daerah daerah mushibah ( RSUD Garut, kampung lebak, cimacan dan banyuresmi) yang di dapatkan adalah serempaknya para pengunjung tua muda, hilir mudik beramai ramai pasang spanduk dan berselfie ria.
bukan tak boleh aksi pasang spanduk dan berselfie ria akan tetapi ada yg lebih penting dari itu semua yaitu: membatu korban mushibah dengan cepat dan tindakan yg lebih real seauai dengan kebutuhan lapangan

banjir bandang berketinggian sekitar10-15 meter mampu menggusur sekitar 69 rumah di kampung lebak tanpa sisa, menelan korban jiwa tak kurang dari 30 jiwa( yg baru di temukan) belum terhitung berapa triliun kerugian materiil dan butuh berapa lama untuk recovery dan mengobati trauma pada anak anak dan orang lanjut usia.

minimal 2 hal yg harus dilakukan:
1. lakukan pemetaan riil kebutuhan lapangan
2. bedakan antara kebutuhan sangat penting dan sangat mendesak dengan kebutuhan logistik, jangka pendek dan panjang.

donasi yang landasannya hanya sekedar kepedulian agar terlihat WAAH yg berujung pada selfie bukanlah aksi solusi tapi sejatinya menambah beban kerja: penumpukkan pakaian layak pakai, penumpukan sembako mentah, adalah realita yg kita dapatkan di lapangan.

maka kepada setiap relawan harus siap betul melakukan pendataan strategis agar aksi taawun( membantu) musibah dilakukan secara tepat dan cepat
ada hal hal yg harus di perhatikah:

  1. Bantuan Spiritual
    a. penyiapan air bersih untuk wudhu, mandi wajib
    b. mengingatkan sholat dan memimpin langsung sholat berjamaah dan memberikan motivasi setiap bada sholat di masjid, di tenda atau tempat penampungan, hal ini merupakan waktu startegis untuk koordinasi dan konsolidasi relawan dan korban mushibah
    ( para ustazah, para kyai dan tokoh agama mari bergerak dan berjuang mengawal aqidah ummat)
  2. Bantuan yg paling di butuhkan 3 hari ini
    yang paling penting dan mendesak adalah:
    a. alat alat kebersihan: cangkul, skop, pengering air, pemebersih lantai, sepatu booth
    b. kompor dan tabung gas untuk masak
    c. karpet, tenda, terpal untuk menampung korban
    krn mayoritas rumah tergusur, hancur sehingga harus mengungsi
    d. seragam, buku dan alat tulis untuk anak anak karena mereka sebentar lagi harus UTS( ujian tengah semester)
    e. pengeras suara untuk memperlancar informasi di lapangan
    d. nasi bungkus layak makan setiap waktu makan
    ( para pemuda, yg sehat fisik dan kuat tenaganya mari turun ke lapanga bersihkan reruntuhan dan puing puing)
  3. Bantuan Kesehatan
    sudah mulai banyak korban yg kelelahan dan terkena penyakit maka para penyuluh kesehatan untuk memahamkan PHBS dan mengobati yg sakit
  4. Hindari aksi selfie karena hal itu menyakitkan perasaan masyarakat yg terkena mushibah, mereka dalam kesulitan, kesedihan dan kesusahan sementara kita hanya terdiam berdiri untuk selfie.
    stop selfie mulailah aksi..!

Garut, 25 september2016
uus mauludin
081808030432
Relawan Pusat Studi Islam Bekasi

💌💌💌💌💌💌💌
Pusat Studi Islam Bekasi

Salurkan donasi anda ke:
Bank Mandiri 156 00 06095691
BSM 708 16036 55
a.n Yay Bunyan Auladia Cemerlang

More info:
WA 0812 8797 6543
BBM D076CEAE

Jazakumulloh Khoiron Katsiiron¬†😊

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *